Rawat helm agar bebas bau

3 03 2008

Kenyamanan dalam berkendara adalah idaman semua orang. Bagi pengendara sepeda motor, helm merupakan salah satu penunjang bagi factor kenyamanan. Tapi bila helm berbau apek dan kacanya buram, justru dapat menjadi bumerang bagi si pengendara.

Baik tidaknya kualitas helm yang digunakan merupakan factor penentu bagi keselamatan saat di jalan. Namun, tidak perlu biaya mahal untuk mendapatkan helm berkualitas. Cukup dengan merawat helm dengan baik, anda pun terhindar dari kemungkinan terburuk.

  1. Bersihkan debu dan kotoran. Gunakan tisu atau kain basah untuk mengelap helm tiap kali selesai digunakan. Untuk bagian kaca helm, bersihkan dengan menggunakan air bersih baik di sisi dalam maupun luar kaca, kemudian lap dengan kain secara perlahan. Poles bagian luarnya dengan pasta pengkilap secara merata untuk menjaga ketahanan warna, selain agar debu juga tidak mudah menempel.
  2. Jemur Helm. Jemurlah secara berkala untuk menghidari bau dan jamur letakkan dalam posisi terbalik dengan kaca dan seluruh bagian ventilasi terbuka. Bila jenis helm full face, buka kaca penutupnya setiap selesai digunakan. Hal ini karena bila dibiarkan tertutup, bau bekas keringat tidak akan keluar.
  3. Simpan dengan baik. Simpan helm dengan menggunakan pembungkusnya kembali agar terhindar dari debu dan taruh di tempat yang tidak mudah jatuh. Pastika nseluruh kaca dan lubang ventilasinya terbuka agar sirkulasi udara berjalan dengan baik sehingga tidak menimbulkan bau apek.
  4. Berikan wewangian. Wewangian seperti kapur barus dibutuhkan untuk membuat helm tidak bau. Jika ingin menggunakan minyak wangi, pilih yang berkadar alcohol rendah karena kadar alcohol yang cukup tinggi dapat merusak busa helm. Minyak wangi dengan kadar alcohol tinggi sebenarnya bisa digunakan, asalkan dengan tepat yaitu dengan menyemprotkan sedikit saja dalam jarak cukup jauh. Bila alcohol mengenai kaca, segera bersihkan dengan tisu atau kain agar tidak berjamur.

Seperti layaknya sikat gigi, yang perlu diingat adalah jangan sering menukar helm denga orang lain untuk mencegah terjadinya penularan penyakit kulit.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: