Mengoptimalkan dinginnya AC kendaraan

3 03 2008

Panasnya udara di siang hari sering membuat kita tidak betah saat mengendara mobil. Padahal, dengan menggunakan mobil yang dilengkapi air conditioner (AC) kita berharap untuk mendapatkan kenyamanan udara.

Walaupun sudah terpasang maksimal, tetap saja udara dari AC tidak seperti yan diharapkan. Tapi tunggu dulu, jangan terburu-buru menyalahkan pada perangkat AC.

Sudahkah anda melakukan hal-hal berikut?

  1. Mencari tempat parkir yang teduh. Bila akan memarkir mobil dalam waktu lama, sebaiknya cari tempat yang tertutup atau yang cukup teduh sehingga tidak terkena sinar matahari langsung. Pancaran sinar matahari yang terlalu lama dapat membuat udara di dalam mobil panas, sehingga proses pendinginan membutuhkan waktu lama dan beban pendinginan saat mobil berjalan pun tinggi.
  2. Jaga kebersihan mobil. Menjaga kebersihan mobil, baik perangkat AC maupun kebersihan interior mobil dapat menghindari tumpukan kotoran yang menghalangi udara untuk masuk dan proses pendinginan menjadi tidak sempurna. Bersihkanlah kondensor AC dari debu yang menempel setiap dua mingu sampai sebulan sekali supaya kotoran tidak mengeras sehingga mengakibatkan korosif dan menimbulkan kebocoran yang menyebabkan AC tidak dingin. Usahakan bagian bawah dasgboard tidak ada sampah maupun debu. Sistem kerja AC adalah udara dihisap dari dalam dan dari luar ruang kendaraan. Saat menghisap udara dari dalam, kotoran akan tersedot dan menempel dibagian evaporator coil atau cooling unit. Debu dan kotoran yang menempel ini dapat menghalangi hembusan angina yang keluar dari blower. Hindari merokok didalam mobil. Aroma nikotin dari rokok akan lengket sehingga menimbulkan bau tak sedap dan susah hilang.
  3. Pergantian udara. Sesekali bukalah kaca mobil untuk pengambilan udara dari luar jika mobil tidak dilengkapi dengan tuas pengambil udara dari luar. Hal ini dilakukan agar sirkulasi udara dalam mobil tetap terjaga. Kaca jendela yang selalu ditutup selama lebih dari empat jam menyebabkan udara pengap dan bila terhisap saat kondisi lemah mengakibatkan cepat lelah, lemas dan pusing. Tapi bukalah jendela saat tidak ada asap knalpot atau polusi udara tinggi karena bukan pergantian udara segar yang anda dapat, justru menambah masuknya partikel debu dan kotoran ke dalam mobil.
  4. Servis berkala. Biasakan untuk melakukan perawatan AC agar segera ketahuan bila terjadi kebocoran di bagian kompresor, tabung dan selang AC. Oli yang merembes, debu atau kotoran yang menempel akan menyumbat saluran. Periksalah bagian-bagian umum pada AC, seperti kondensor, blower dan Freon. Untuk lebih amannya sebaiknya AC mobil diservis setiap enam bulan sekali.

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: